JEMBER UPDATE NEWS

WARGA LEMBENGAN GRUDUK KANTOR DPRD JEMBER, LAPORKAN PUNGLI BLT DD







Ju News - Sejumlah warga Desa Lembengan Kecamatan Ledokombo melaporkan kepada DPRD Kabupaten Jember, tentang adanya penyelewengan dan pungutan liar (Pungli) terhadap pembagian dana bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD).

Koordinator warga lembengan Muhammad Zamroni mengatakan, sejak dicairkannya BLT DD tersebut ada kejanggalan. Diantaranya bantuan yang tidak diterima oleh warga banyak yang dipotong atau dipungli sebelum diberikan.

"Ya banyak macamnya, warga itu banyak dipotong oleh oknum sehingga menerimanya tidak utuh. Pencairan pertama utuh kedua dan sekarang tidak utuh," ujarnya saat dikonfirmasi di Komisi A DPRD Jember, Senin 29 Juni 2020.


"Harusnya kan 600 ribu dan ini dipotong seratus ribu kadang dimintai dulu malamnya baru besoknya dikasi," imbuhnya.

Zamroni menyampaikan, kejadian ini terjadi di 3 dusun diantaranya dusun olo, darungan dan krajan 2. Dari 3 dusun tersebut yang paling parah terjadi di dusun krajan.

"Ada 3 dusun dan yang paling banyak di krajan itu hampir semua dipotong," tuturnya

Berdasarkan laporan tersebut, Ketua Komisi A Tabroni menegaskan aduan dari masyarakat ini menjadi persoalan yang serius terjadi di masyarakat. Sehingga, ini perlu dilakukan tindakan segera kepada oknum yang melakukan penyimpangan.

"Ini persoalan yang serius, karena banyak  penyelewengan yang terjadi di masyarakat. Salah satunya yang dilaporkan itu dari perangkat desa," pungkasnya.

Ia menduga, bahwa praktik ini bisa terjadi diseluruh desa di Jember. Namun, hal ini harus segera diberikan efek jera salah satunya dilaporkan ke aparat penegak hukum (APH).
"Semua ini saya kira mungkin terjadi diseluruh desa di Jember. Maka harus ditindaklanjuti kepada APH," kata Tabroni.

Pihaknya mendorong, kepada masyarakat yang mengalami hal serupa untuk melaporkan APH dan DPRD akan meminta APH untuk segera menindaklanjuti. Kedepannya, Komisi A akan melakukan koordinasi internal dan menindaklanjuti hal tersebut.***



No comments