JEMBER UPDATE NEWS

Polsek Puger Bubarkan Puluhan Karyawan Sinoma Yang Gelar Protes Di Imasco

Foto :Kapolsek Puger  AKP Ribut Budiyono , saat membubarkan aksi sejumlah karyawan PT. sinoma. (Min).
JEMBER UPDATE - Kepala Kepolisian Sektor (polsek) Puger Kapolsek Puger  AKP Ribut Budiyono, membantah adanya demo di PT. Imasco Asiatic, tetapi membubarkan aksi sepontanitas protes yang dilakukan oleh Pekerja harian di Pabrik Semen PT. Imasco Asiatic.

Pembubaran tersebut, berlangsung di Dusun Krajan Desa Puger Wetan Kecamatan Puger pada, Kamis (26/03/2020). Dimana tanggap penanggulangan penyebaran covid - 19 atau virus Corona yang merupakan bencana nasional.

Kepada wartawan, Kapolsek Puger  AKP Ribut Budiyono saat dikonfirmasi melalui via telepon menyampaikan, bahwa aksi tersebut bukan aksi demo, melainkan aksi spontanitas untuk mempertanyakan nasibnya, apakah di berhentikan dari tempat kerjanya.

"Mohon maaf itu, sebenarnya bukan demo, tetapi ingin menanyakan karena dari mulut ke mulut bahwa karyawan itu katanya diberhentikan, padahal dari pihak senoma sendiri. Itu bukan diberhentikan karena cuma di rumahkan sementara karena ya antisipasi tentang corona ini," Ujar Kapolsek Ribut.

Aksi Spontanitas yang dilakukan tersebut, menuntut tunjangan Bpjs ketenaga kerjaan serta  THR( Tunjangan Hari Raya) serta sisa gaji pada Bulan Ini ( Maret) 2020.

Kapolsek Akp. Ribut menambahkan, bahwa Aksi spontanitas tersebut, dilakukan puluhan karyawan outsourcing dari PT Sinoma selaku Kontraktor pembangunan Pabrik Semen PT. Imasco Asiatic.

"kurang lebih 30 puluhan karyawan yang dirumahkan sementara bukan diberhentikan," Imbuhnya.

Oleh sebab itu, Kapolsek Akp. Ribut mengatakan, bahwa para karyawan ini, akan mendapatkan pesangon dari PT.Sinoma secara bertahap, hingga menunggu keputusan pemerintah terkait bencana nasional virus Covid - 19.

" Tanggal 7 besok akan di akan diturunkan pesangon untuk mereka dan kemudian tanggal 23 juga akan dikasihkan pesangon, sambil menunggu keputusan pemerintah ya. Sekitar setengah 10 sampai jam 10 kemudian kita bubarkan kita Panggil keluarganya karena ini bukan dari bagian demo," pungkasnya. (Sd).

No comments