JEMBER UPDATE NEWS

Kapolsek Balung Bantah Adanya Isu Penculikan Di Balung

Foto : anggota polsek balung saat mengantarkan pria tersebut ke dinas sosial. (Min).

JEMBER UPDATE - Terkait beredarnya isu penculikan di wilayah hukum polsek balung dimedia sosial, kapolsek balung Akp miftahul huda membantah atas isu tersebut, karena kabar tersebut tidak benar, yang mana pada, kamis (20/2/2020) pagi, Polsek Balung mengamankan seorang laki laki yang membawa sebuah clurit di gudang tembakau milik darwi warga dusun karanganyar desa balunglor kecamatan balung.

Kepada wartawan, Kapolsek balung Akp Miftahul Huda membenarkan bahwa pada beberapa waktu lalu, pria yang diamankan tersebut, tidur didepan rumah milik warga, warga yang menanyakan identitas dan alamat lengkap, pria tersebut terdiam.

"Minggu kemaren itu, orang itu tidur diteras rumah warga, warga pun bertanya, namun dia diam serat dikasih makan  tidak dimakan tetapi nasinya dibuat cuci muka karena keterbelakangan itu," ujarnya.

Selain itu, Akp huda menjelaskan jika pada dinihari, pria itu membawa sebuah clurit sambil berjalan. Ketika warga menegur pria tersebut, pria ini melarikan diri untuk bersembunyi disebuah gudang tembakau milik warga, sehingga anggota polsek yang mengetahuinya, menjemput pria tersebut dibawa kepolsek guna diamankan.

"sekitar jam 3 dinihari, dia jalan membawa clurit yang memang tajam. tetapi bukan clurit untuk membunuh, melainkan clurit yang biasa untuk ke sawah, dia tanya banyak orang, dianya lari untuk bersembunyi disalah satu gudang milik warga dan tidur, sehingga pagi pagi dijemput oleh anggota untuk dibawa ke polsek,meski dipolsek pun ditanya diam, dikasih makan malah dikembalikan tapi dimasukkan kekantong celananya." jelasnya.

Oleh karena itu, Akp Huda mengatakan,dari pengaman tersebut, pihaknya tidak menemukan identitas maupun alamat tinggal karena keterbelakangan metal alias gila. Sehingga pihak polsek balung mengirim orang tersebut ke dinas sosial guna ditampung disana. "dia ini memiliki identitas dan alamat.Makanya, kita kirim ke dinsos biar pihak dinsos yang menanganinya," pungkasnya. (sid/rif)

No comments