JEMBER UPDATE NEWS

Kasus Nenek Yang Hendak Diperkosa, Polres Jember Akhirnya Ungkap Kebenarannya

Foto : saat Kapolres Jember AKBP Alfian nurrizal bersama nenek sumintuk dalam perss release di halaman Mapolres jember. (Sd).

JEMBER UPDATE - Kejadian kasus upaya pemerkosaan yang terjadi pada seorang nenek pada, rabu (04/12/2019) beberapa lalu, yang mana sempat menggegerkan warga dusun krajan desa umbulsari akhirnya menemui titik terangnya.

Dimana nenek tersebut bernama sumintuk (60) yang merupakan korban upaya pemerkosaan ternyata bukan hendak diperkosa maupun dibunuh tetapi nenek tersebut hendak berupaya mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Melalui pers release yang berlangsung di halaman Mapolres jember pada, jum'at (10/01/2020) siang, Kapolres jember AKBP Alfian nurrizal menyampaikan ke sejumlah awak media, bahwa kasus nenek yang hendak diperkosa pada bulan desember lalu, dimana sempat viral namun akhirnya dirinya bersama jajarannya berhasil mengungkap kasus tersebut. "Dari kasus yang sempat viral nenek yang jadi korban perkosaan dan upaya pembunuhan, berhasil kita ungkap, bahwa korban bukan diperkosa maupun akan dibunuh, tapi yang bersangkutan mau bunuh diri,” ujarnya.

Menurut Kapolres, kejanggalan kasus ini, saat polisi melakukan olah TKP dan penyelidikan, dimana dari olah TKP dan pemeriksaan korban dan saksi-saksi, adannya kejanggalan pada bercak darah korban.
“Kejanggalan karena darah yang keluar tidak merembes ke belakang, tapi kenarah dada, sedangkan saat ditemukan posisi korban telentang tidur, hal ini sesuai pengakuannya, saat melukai dirinya posisi yang bersangkutan duduk,” ujar Kapolres.

Atas kejadian ini, Sumintuk dijerat pasal 220 KUHP membuat keterangan palsu, dengan ancaman 1 tahun penjara. “Yang bersangkutan kita jerat pasal 220 KHUP dengan ancaman 1 tahin penjara, namun yang bersangkutan tidak kita lakukan penahanan,” ujar Kapolres.

Sementara nenek Sumintuk, kepada sejumlah wartawan mengatkaan, bahwa dirinya memang ingin bunuh diri, karena terlilit hutang, berhubung saat ditemukan masih hidup, ketika diperiksa ia mengaku diperkosa dan hendak dibunuh. “Iya saya memang ingin mati, ternyata masih diberi hidup, saya terlilit hutang, saya mengaku diperkosa dan mau dibunuh, karena saya bingung harus bagaimana,” ujar nenek Sumintuk yang mengaku menyesal telah berbohong.(sid/rif).

No comments