JEMBER UPDATE NEWS

Penuhi Hak Anak Di Jember, Bupati Jember Gelar Festival Anak 2019 Di Jember

Foto : Bupati Jember dr. Faida MMR bersama Dandim 0824 dan jajaran pemkab jember.(sd).

JEMBER UPDATE - Ratusan anak di kabupaten jember dari berbagai sekolahan ikut meriahkan fetival anak 2019 yang merupakan rangkaian kegiatan pemerintah kabupaten  jember dalam memenuhi hak anak di jember.

Dimana ini merupakan menindaklanjuti keinginan anak-anak di forum Festival HAM yang belum lama diselenggarakan di Jember pada November lalu, Bupati Jember bersama dengan BKKBN Jember menindaklanjuti dengan menggelar Festival Anak yang diikuti oleh ratusan siswa dari tingkar PAUD hingga tingkat SLTA.

Kegiatan yang dikemas dengan tema "Kita Anak Indonesia gembira" pada Festival Anak Kabupaten jember 2019 berlangsung di balai serbaguna Gor kaliwates pada, Rabu (04/12/2019) pagi, yang dihadiri oleh OPD pemkab jember beserta camat se kabupaten jember.

“Festival anak ini adalah upaya Pemkab Jember untuk bisa memenuhi hak anak, sesuai dengan rekomendasi dan keinginan anak-anak dalam Festival HAM beberapa waktu yang lalu, karena anak-anak bagian penting dari arah pembangunan kabupaten Jember,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR.

Pada Festival Anak ini, Bupati juga memberikan piagam penghargaan kepada anak-anak berprestasi di Jember, yang sudah membawa nama harum daerah di beberapa event lomba, baik akademis maupun non akademis tingkat Regional dan Naisonal.

Bupati Faida MMR mengatakan, bahwa anak-anak ingin setiap pembangunan di Jember ada fasilitas yang diperuntukkan untuk anak-anak, selain itu anak-anak juga diberi ruang untuk mengekspresikan bakatnya melalui kegiatan khusus seperti festival anak.

“Semua ini merupakan keinginan anak-anak bukan keinginan orang tua, dan harus kita tampung dan kita perhatikan, karena anak-anak juga harus dipenuhi hak-haknya, apalagi banyak anak berprestasi di Jember ini yang harus diperhatikan, seperti kemarin ketika perwakilan anak-anak kita pertemukan dengan Mendikbud, anak-anak menyampaikan agar pendaftaran sekolah tidak menggunakan zonasi, sehingga anak berprestasi bisa menentukan sendiri sekolah yang diinginkan,” pungkasnya. (Sid/rif).

No comments