JEMBER UPDATE NEWS

Diduga Serobot Lahan, Pensiunan Guru Agama ini Dilaporkan ke Polisi

Foto : istimewa (*).

JEMBER UPDATE - Merasa tanah miliknya yang berada di Jl MH Thamrin, RT 02 RW 02 Kelurahan Kranjingan Kecamatan Sumberasari diserobot salah satu warga, pengusaha property ini melaporkan dugaan penyerobotan tanah tersebut ke Mapolres Jember Senin, (09/12/2019) Pagi.

Didampingi pengacaranya, Direktur PT RES, Martha Yudistya Perdana asal Jember ini melaporkan warga berinisial NF ke polisi. NF dilaporkan telah melakukan tindak pidana penyerobotan lahan yang melanggar pasal 385 KUHP.

"Kami laporkan NF atas dugaan penyerobotan lahan yang letaknya bersebelahan dengan lahan dia," kata Dana (panggilan akrabnya) kepada sejumlah awak media saat ditemui di Mapolres Jember.

Dana juga menjelaskan, lahan seluas 4.210 m² adalah miliknya yang ia beli 2 tahun silam dari Haji Mahfudz. Sebagian lahan tersebut dikuasai sepihak oleh NF tanpa melalui proses jual beli dengan dirinya.

"Kami telah beberapa kali berupaya melakukan pendekatan persuasif bahkan  mengadukan persoalan tersebut kepada pihak desa, namun NF tidak pernah kooperatif padahal lahan tersebut telah SHM (Sertifikat Hak Milik). Sehingga kami mengambil langkah hukum dengan melaporkannya ke Polres Jember," terangnya.

Diakui Dana, beberapa waktu lalu pihak NF membuat laporan pengerusakan 500 batang pohon padahal kata dia tanah tersebut adalah miliknya dan SHM yang telah disahkan oleh badan pertanahan. Tidak ada pengerusakan, bahkan tidak ada 500 batang pohon disana, ada bukti foto dan videonya.

"Tidak benar kami melakukan penyerobotan atas lahan dimaksud. Kami membebaskan lahan tersebut sudah sesuai dengan ketentuan ketentuan yang berlaku. Namun jika ada warga yang merasa dirugikan maka kami persilakan jika warga tersebut ingin menempuh jalur hukum. Pembebasan lahan yang kita lakukan sudah benar dan bukan tanpa dasar. Saksi batas lahan yang akan kita bebaskan sudah kita sosialisasikan dan konfirmasi terkait kepemilikan dan batas tanah. Lahan yang kita bebaskanpun memiliki surat keterangan beserta bukti atas haknya," pungkasnya. (Tix/rif).

No comments