JEMBER UPDATE NEWS

Semangat Juang Hari Pahlawan, SMK Mulia Cakru Gelar Drama Kolosal

Teks Foto:Hari Pahlawan Aksi Drama Kolosal Rebut Kemerdekaan Di Kampung Londo Yang Di Lakukan SMK Muhamadiyah 05 Cakru,Kencong. (Tix).

JEMBER UPDATE - Salah satu sekolah SMK di kabupaten Jember pada Minggu 10 November 2019 mengelar Drama Kolosal tentang kepahlawanan pada masa jaman Penjajahan untuk merebut kemerdekaan Di masa itu.

Kurang lebih 50 Siswa Siswi SMK Muhamadiyah 05 Cakru Kencong untuk mengapresiasi kan Hari Pahlawan mereka membuat drama kolosal yang membuat Ratusan pasang mata tertuju di bangunan Tua peninggalan jaman Belanda di PTPN Gunungsari XI atau sekarang di sebut kampung Londo.

Tujuan di adakan Drama Kolosal tentang kepahlawanan ini pihak Waka Kesiswaan SMK Mulia Cakru bernama Tovan Eko Cahyono SPD menuturkan

"Kami adakan serangkain kegiatan dua hari ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para siswa siswi tentang bagaimana menghargai jasa para pahlawan selain itu agar para siswa tidak lupa apa yang membuat negara Indonesia ini merdeka dengan sesungguhnya yaitu dengan cara berjuang dan pada masa itu tidak mudah memperjuangan kemerdekaan negara republik Indonesia.,maka dari itu kami mengelar drama Kolosal tentang kepahlawanan ini di kampung Londo selain siswa siswi bisa menjaga warisan budaya juga selalu mengingat tentang arti hari pahlawan secara langsung"ucapnya.

Drama kolosal yang di lakukan di bekas bangunan peninggalan jaman Belanda juga membuat beberapa siswa larut dalam kisah perjuangan kala masa penjajahan kala itu dan perebutan bendera dan terpasanglah sang saka merah Putih Di Hotel Yamato dan suara sumbang merdeka merdeka dari para rakyat yang sedang berjuang bersama Bung Tomo kalau itu.

Salah satu siswa bernama Moh.Ilham yang memerankan Bung Tomo saat drama Kolosal dirinya mengatakan

"Kami bangga.,meski kami tidak ikut berjuang kala itu namun kami bisa di berikan kesempatan membuat drama kolosal di hari pahlawan ini.,dan kami sebagai siswa menyingkapi hari kemerdekaan ini dengan cara kami harus belajar rajin dan tidak melupakan jasa para pahlawan dan kami harus terus menjaga solidaritas antar umat beragama dan ras agar negara Indonesia semakin kuat dari lintas sektoral"tutupnya.(tix/rif).

No comments