JEMBER UPDATE NEWS

Tidak Pernah Dapat Sumbangsih Pemerintah,Ibu Duafa Turun Tangan

Teks Foto: Ibu Mukayah Warga Asal Dusun Krajan,Desa Keting, Kecamatan Jombang Jember Saat menerima bantuan.

JEMBER UPDATE - Nasib kurang beruntung di alami Mukayah asal Dusun Krajan,Desa Keting,Kecamatan Jombang Jember Jawa timur.Nenek berumur 70 Tahun yang tidak bisa berjalan karena kondisi separuh badan lumpuh mulai sejak di Lahirkan tersebut sangat memprihatikan.

Dirinya yang tidak pernah menikah dan menempati rumah berukuran kecil yang ia dapat sekitar 20 tahun silam dari bantuan desa itupun hingga saat ini masih dirinya tempati meski dengan kondisi rumah tidak ada tempat mandi dan buang Hajat.

Selain rumah yang tidak ada MCK nya rumah nenek Mukayah tersebut bisa dipastikan setiap musim hujan pasti akan bocor di beberapa tempat hingga kadang juga mengenai tempat tidurnya yang cuma beralaskan tikar dan kasur usang tersebut.


Nenek Mukayah setiap harinya untuk menyambung hidup ia dapat dari keponakanya yang bernama Sukami yang seharianya berjualan di sekolah.selain itu nenek tua renta itupun dapat belas kasihan dari para tetangga kanan kirinya yang iba melihat nenek lajang dengan kondisi cacat tersebut.


Ironisnya lagi dengan mata berkaca kaca nenek Mukayah ketika di tanya insan media mengatakan

"Pak saya ini tidak dapat sumbangan dari pemerintah pak,kenapa nasib saya seperti ini tidak di perhatikan,kenapa yang lain dapat beras saya tidak dari pemerintah"ucapnya sambil menangis.

Sukami sendiri yang notabene keponakanya juga sempat menangis melihat sosok nenek tersebut dan melontarkan kata kata

"Nenek kadang menangis mas ketika melihat tetangga dapat sumbangan beras namun dirinya kok tidak dapat".

Dengan kondisi seperti itulah nenek tersebut akhirnya salah satu Kader Posyandu Keting Bernama Dewi mengutarakan keluh kesah sang nenek yang tidak pernah mendapat sumbangan apapun dari pemerintah kepada Mama Duafa Asal Gumukmas bernama Mama Jemmy.

Mendapat informasi hal tersebut Maka Duafa Asal Desa Karangrejo,Kecamatan Gumukmas pada Jum'at,(18/10) sore langsung datang memastikan kejelasan informasi dari kader bernama Dewi tersebut.

Isak tanggis Mama Duafa tersebut akhirnya pecah ketika melihat sosok tua renta tergolek dengan kondisi serba kekurangan tersebut.

Dirinya yang  mendengar  langsung dan bercengkrama bersama nenek tersebut berkali kali menghela nafas panjang.,selain kondisi nenek itu cacat juga tidak dapat santunan dari pemerintah selama ini., serta rumah tidak ada tempat mandi dan buang hajat dan terkadang nenek tersebut buang hajat mengunakan ember dan tempat seadanya.

Masih dengan mata berkaca kaca mama Duafa tersebut akhirnya memberi sumbangan berupa Sembako kepada nenek tersebut serta memberikan sejumlah uang dan mama Duafa sendiri berjanji akan berusaha berkoordinasi dengan pemerintah agar kehidupan nenek Mukayah lebih di perhatikan selain kondisi dan rumah yang kurang layak tersebut seharusnya pemerintah lebih peka kepada kaum yang sepatutnya pantas mendapat sumbangsih pemerintah,tutur Mama Duafa tersebut.(tix/rif).

No comments