JEMBER UPDATE NEWS

Tim Satgas Anti Judi Polres Jember, Tangkap 10 Penjudi Pilkades

Foto : 10 tersangka penjudi pilkades saat diamankan di Mapolres Jember.(sd).

JEMBER UPDATE - Tim satgas anti judi pilkades dikabupaten jember berhasil menangkap 10 tersangka dengan 3 TKP yang berbeda pada saat hari pemungutan dan penghitungan suarat suara pada hari, Kamis(13/09/2019).

Melalui Perss Release di halaman Mapolres jember pada hari, Jum'at (13/09/2019) pagi, Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo mengatakan bahwa ada 4 Warga Lumajang masing-masing Samsul Arifin (56) warga Randuagung, Sumo (50) warga Kaliwungu Tempeh, Samuri (60) dan Sumardi (51) keduanya warga Tekung Lumajang, diringkus polisi saat mendatangi arena Pilkades di Desa Purwosari Gumukmas Jember karena tidak hanya 4 warga asal Lumajuang, 6 warga Jember juga diringkus dari dua tempat berbeda di arena Pilkades, total 10 orang berhasil diringkus, semuanya tertangkap tangan saat menggelar Judi pilkades, dengan modus taruhan untuk mendukung salah satu calon.

“10 orang berhasil kami amankan dari 3 lokasi pilkades, masing-masing di Desa Purwoasri Gumukmas, Desa Glundengan Wuluhan dan Desa Balung Kidul Kecamatan Balung, modus semuanya sama, yaitu memasang taruhan dan mempengaruhi warga untuk mencoblos calon yang di jadikan taruhan,” ujar Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK.

Untuk tersangka judi Pilkades di Desa Wuluhan, Polisi berhasil mengamankan 3 tersangka, masing-masing Nurhasim (44), Suparto (50), dan Paijan (45), sedangkan dari Desa Balung Kidul, Polisi berhasil mengamankan Usman (59) dan Andik (38) warga sekitar dan Ismail (60) dari Wuluhan.

“Dari awal sudah kami tegaskan, bahwa kami minta kepada warga untuk tidak memanfaatkan Pilkades untuk dijadikan taruhan, makanya dari awal kami sudah membentuk Satgas Anti Judi Pilkades, dan nanti kami akan terus melakukan pemantauan karena masih akan ada Pilkades tahap ketiga dan keempat,” ujar Kapolres.
Kapolres berharap, kasus ini tidak ada lagi, dan tertangkapnya ke sepuluh tersangka ini bisa dijadikan pelajaran bagi masyarakat. “Saya berharap, tidak ada lagi judi Pilkades, cukup 10 orang ini dijadikan pelajaran, karena ancaman untuk judi pilkades ini 10 tahun penjara,” pungkas Kapolres.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan uang taruhan senilai 28 juta 500 ribu, dengan rincian, dari Desa Purwoasri 28 juta, dari Desa Glundengan 19 juta dan Desa Balung Kidul 9,5 juta, tidak hanya itu, beberapa handphone yang dijadikan sarana judi juga diamankan petugas. (Sid/rif).

Tidak ada komentar