JEMBER UPDATE NEWS

Satresnarkoba Polres Jember Tangkap Gembong Pengedar Sabu Asal Madura

Foto : Kapolres Jember, AKBP. Alfian Nurrizal, S.H., S.I.K., M.Hum. Saat Pers Conference dihalaman Mapolres Jember. (Sd).

JEMBER UPDATE - Polres Jember melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil mengamankan Misnadin Al. Din (38 tahun) warga asal Madura, Dusun Karang Timur, Desa Tamberu, Kecamatan Batumamar, Kabupaten Pamekasan pengedar Narkoba jenis sabu seberat 200 gram,

Dimana belum genap sepekan menjabat sebagai Kapolres Jember, AKBP. Alfian Nurrizal, S.H., S.I.K., M.Hum. melalui jajarannya berhasil ungkap peredaran Narkoba di jember.

Melalui Pers Conference yang berlangsung di halaman Mapolres Jember pada. Senin (30/09/2019) siang, Kapolres Jember AKBP. Alfian Nurri Alfian Nurrizal, S.H, S.I.K, M.Hum menyampaikan Pengungkapan kasus ini bermula dari petugas yang mendapatkan Infromasi adanya pengiriman sabu dari madura menuju Jember.

"Usai mendapat informasi pada hari Rabu tanggal 25 September 2019. Sekira Pukul 22.00 Wib Jajaran sat reskoba menerjunkan personilnya untuk melakukan penghadangan Tersangka di Tempat Kejadian Perkara di Pinggir Jalan Raya  Desa Sukorejo Kecamatan Bangsalsari," ujarnya.

Selain itu, Kapolres Alfian menjelaskan bahwa jajarannya saat mengamankan tersangka, tersangka menyembunyikan Narkoba didalam mesin.

"Tersangka Kami amankan, saat petugas melakukan penggeledahan di temukan Narkotika Jenis sabu yang dibungkus plastik dengan berat 200 Gram yang disembunyikan di sela–sela mesin sepeda motor  yang dikendarainya," jelasnya.

Tersangka sendiri sudah tiga kali melakukan pengiriman sabu-sabu, atas suruhan bandar dengan bayaran 500 ribu sekali kirim.

Oleh karena itu, Kapolres Alfian mengatakan, dengan barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka adalah Narkotika jenis sabu seberat 200 gram, satu unit sepeda motor jenis yamaha Type 2 DP NON ABS No. Pol L 5575 VO , 1 Buah Handphone Nokia Warna Putih Beserta Sim Card.

"Tersangka kita jerat dengan pasal 114 ayat 2, sub pasal 112 ayat 2, undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman humkuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 penjara," pungkasnya. (Sid/rif).

No comments