JEMBER UPDATE NEWS

Pesan Wabup Muqit Dipilkades Serentak 2019

Foto : Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief saat berikan pesan terhadap Cakades.


JEMBER UPDATE - Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief juga menyampaikan pesan kepada calon kepala desa yang sedang mengikuti proses demokrasi.

Dimana itu terlihat disaat sela-sela melakukan monitoring pelaksanaan Pilkades di beberapa desa yang melakukan Pilkades tahap pertama hari ini,Kamis (05/09/2019) pagi.

Menurut Wabup, seorang calon kepala desa harus memiliki visi dan misi yang jelas, dan memiliki inovasi, agar bisa memimpin desa dengan baik. “Seorang calon kepala desa, harus memiliki visi dan misi yang baik, dan memiliki inovasi untuk memajukan desa, jangan hanya mengandalkan Dana Desa ataupun ADD, kalau cuma mengandalkan itu, lulusan SD juga bisa,” ujar Wabup.

Selain itu, Wabup muqit menjelaskan bahwa Inovasi dan pemikiran dari calon kepala desa yang terpilih adalah dengan bisa menggali segala potensi yang dimiliki oleh desa yang dipimpinnya, sehingga pembangunan desa tidak tergantung dana dari pusat, tapi mampu dan bisa mandiri dalam memajukan desanya.

“Setiap desa, pasti memiliki potensi yang bisa diandalkan, dan saya yakin, kalau potensi ini bisa di kelola dengan baik dan benar, serta tujuan yang jelas, desa akan maju dengan pesat,” jelas Wabup.

Seperti diketahui, hari 45 desa dari 7 kecamatan menggelar pilkades secara serentak, ada 162 calon kepala desa yang akan berkompetisi dalam pilkades, terdiri dari 148 laki-laki dan 14 perempuan, dengan jumlah total Data Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 221.784 orang.

Kecamatan hang yang menggelar Pilkades hari ini meliputi Kecamatan Arjasa, Kecamatan Jelbuk, Kecamatan Sukowono, Kecamatan Sumberjambe, Kecamatan Kalisat, Kecamatan Ledokomba dan Kecamatan Silo.

Wakil Bupati sendiri menggunakan hak pilihnya di desa Karangharjo Silo, dimana merupakan desa tempat tinggal Wabup. “Saya tadi juga menggunakan hak pilih saya di Desa Karangharjo, karena KTP saya di desa tersebut, dan saya mempunyai hak pilih, apalagi memilih pemimpin itu hukumnya wajib, meskipun memilih pemimpin tingkat desa,” pungkas Wabup. (Sid/rif).

No comments