JEMBER UPDATE NEWS

Pemkab Selenggarakan Diklat Pim III, Guna Tingkatkan Kompetensi

Foto :  Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief saat membuka diklat kepemimpinan tingkat III angkatan 18 di lingkungan pemkab jember. (Sd).


JEMBER UPDATE - Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief membuka kegiatan diklat kepemimpinan tingkat III angkatan 18 di lingkungan pemkab jember, dimana wujud Pemberdayaan aparatur negara yang merupakan sebuah kebutuhan karena diperlukan untuk pencapaian kebijakan daerah yang bertumpu kepada pelayanan.

Terlebih, mereka adalah aparatur yang menduduki jabatan struktural yang memberikan peran penting terhadap arah dan tujuan instansi yang dipimpinnya.

Kegiatan diklat kepemimpinan tingkat III angkatan 18 di lingkungan pemkab jember tersebut, berlangsung Di aula pusdiklat aparatur badan kepegawaian dan pengembangan sdm
Jl. Nusantara no 16 GOR kaliwates pada, Rabu (11/09/2019) pagi. Yang di hadiri oleh Kepala Bidang Pengembangan Pengajaran Kompetensi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur Dra. Sri Rahayuningsih, M.Si., M.PSi.

Pada kesempatan tersebut, Wakil bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief usai membuka kegiatan diklat menyampaikan bahwa kegiatan diklat ini adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia dilingkungan pemerintah jember.

"Pada hari ini, baru saja dibuka Diklat kepemimpinan angkatan ke-18 yang diikuti oleh 30 peserta, yang tentunya dimasukkan dalam rangka untuk meningkatkan sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember," ujarnya.

DIklat Kepemimpinan Tingkat III yang diselenggarakan mulai tanggal 11 September hingga 13 Desember 2019 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Kabupaten Jember ini, adalah sebuah kesempatan bagi pejabat eselon III dan eselon IV yang telah lolos seleksi untuk lebih mematangkan kemampuannya.

Selain itu, Wabup Muqit Menuturkan bahwa Sebagaimana yang kita tahu, masalah SDM itu adalah masalah yang sangat binamental. apapun program yang kita rencanakan Betapapun hebatnya peralatan yang kita miliki.

"tetapi apabila tidak didukung dengan SDM yang memadai.maka, tentunya tidak akan maksimal produk yang bisa dihasilkan. Dimana ada 30 peserta, dari camat ya dari eselon 3 ada Camat ada 4 ya dari eselon 4 ya tetapi sudah bisa diikutkan di dalam," jelasnya.

Kompetensi yang dibangun adalah kemampuan berkolaborasi terhadap isu nasional strategis, kepentingan strategis untuk menangani isu nasional strategis, dan memimpin peningkatan kinerja instansinya melalui penetapan visi kebijakan yang tepat.

Oleh karena itu, Wabu Muqit berharap, dengan adanya kegiatan ini, akan ada optimalisasi seluruh potensi sumber daya manusia di setiap organisasi yang dipimpin untuk pencapaian arah kebijakan yang telah ditetapkan.

"Kegiatan ini akan terus kita laksanakan, sesuai dengan kebutuhannya. Bagaimana ASN kita itu bisa menjadi ASN yang betul-betul mumpuni karena kita akan sangat menyadari, bahwa sekarang ini era kompetisi tantangan Global yang seperti presiden selalu sampaikan dalam berbagai kesempatan. Jika sekarang kita tidak bisa lagi mengandalkan sumber daya alam yang melimpah jumlah penduduk yang besar.tetapi, sekarang yang harus betul-betul menjadi perhatian kita dan sumber daya manusia," pungkasnya. (Sid/rif).

Tidak ada komentar