JEMBER UPDATE NEWS

Puluhan Pedagang Pasar Baru Kencong Datangi Kantor Camat, Ada Apa?

Foto : diskusi para pedagang bersama muspika kecamatan kencong.

JEMBER UPDATE - Puluhan pedagang Pasar Baru Kencong mendatangi Kantor Kecamatan Kencong, Kamis, Pagi (08/08). Salah satu dari pedagang, Mad menyampaikan kedatangan pedagang bermaksud mengeluhkan  terkait subsidi yang belum dicairkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Puluhan pedagang itu ditemui oleh Camat, Kapolsek dan Danramil Kecamatan Kencong.

"Kita (pedagang) mengeluh, utamanya penjual buah di pasar semakin sepi. Kami juga menitipkan salam untuk Bupati Jember terkait subsidi yang hingga kini belum diselesaikan oleh pemkab," terangnya.


Menurutnya, permasalahan subsidi dari 699 pedagang ada 83 pedagang yang harus diselesaikan subsidinya, pedagang mendesak kepada Pemkab Jember dan DPRD untuk segera mengambil sikap menyelesaikan sisa subsidi yg blm dicairkan.

"Subsidi ini masalah lama yang belum terselesaikan, padahal pencairan subsidi adalah perintah pengadilan yang bersifat inkrah," jelasnya.


Pedagang mengancam akan mencopot tulisan atau logo Pemkab Jember yang ada di depan Pasar Baru Kencong, jika pemkab tidak segera mencairkan subsidi yang merupakan hak pedagang yang mengalami kebakaran tahun 2005 silam saat berada di pasar penampungan.

"Ini kan pasar milik pemerintah, namun pengelolaannya masih simpang siur, lebih baik kita copot logo pemerintah dan diganti logo swasta," tegasnya.


Ia berharap Pemkab Jember segera mencairkan subsidi dan menerbitkan SIM yang merupakan hak pedagang, apalagi diera Bupati Djalal dulu pernah menerbitkan SIM namun diera Bupati Faida sekarang tidak.

"Proses ini tentunya permasalahan dana, kami berharap pengelola, Pemkab Jember, DPRD dan perwakilan pedagang duduk bersama untuk menyelesaikan secara baik, karena pedagang tidak tahu yang namanya politik pedagang hanya piawai berdagang." tandasnya


Sementara itu Camat Kencong Susmiadi mengatakan pihaknya berjanji akan menyampaikan keluhan pedagang terkait subsidi ini kepada bupati secara kedinasan.

"Ada dua yang dikeluhkan pedagang, terkait pedagang buah yang dipinggir jalan juga terkait subsidi. Hal tersebut akan ditindaklanjuti oleh Muspika Kencong dengan segera," pungkasnya. (Ji/rif).

No comments