JEMBER UPDATE NEWS

OJK Jember Terus Koordinasi Terkait Tranformasi BKD Se - Tapal Kuda

Foto : Kepala OJK Jember Azilsyah Noerdin Saat diwawancara di ruang kantornya.

JEMBER UPDATE - Koordinasi terus dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kabupaten Jember dengan pemerintah kabupaten/kota se - tapal kuda terkait Rancangan proses transformasi Badan Kredit Desa (BKD).

Adapun tranformasi atau perubahan tersebut, BKD diberikan tiga pilihan, yaitu menjadi BPR atau lembaga keuangan mikro atau Usaha Bumdes dan KPR.

Dalam kesempatan ini, Kepala OJK Kebupaten Jember Azilsyah Noerdin menyampaikan kepada sejumlah wartawan saat menemui di ruang kerjanya pada, Jum'at (19/07/2019). Bahwa pihaknya terus berkodirnasi dengan pemerintah kabupaten karena BKD harus lakukan perubahan segera hingga waktu yang sudah di tentukan.

"Saat ini kita memang masih terus berkoordinasi dengan seluruh pemerintah kabupaten di wilayah kerja OJK Jember yaitu Banyuwangi, Situbondo bondowoso, lumajang dan jember sendiri. Dan ini targenya harus selesai nanti sampai sampai 31 Desember 2019," ujarnya

kabupten jember sendiri yang mengajukan tranformasi ada 208 BKD, disusul kabupaten lumajang 88 BKD dan yang aktif 12 BKD. Kemudian Bondowoso 35 BKD, Banyuwangi 84 BKD serta Situbondo 79 itu desa dan kelurahan  Se - Tapal Kuda wilayah Kerja OJK Jember.

Menurut pria yang akrab disapa Azil tersebut, mengungkapkan Bahwa di kabupaten jember serta Kabupaten Banyuwangi direncanakan akan menjadi Lembag Keuangn Mikro (LKM), sedangkan Kabupaten Bondowoso dan Lumajang direncanakan ajukan menjadi Bumdes.

"Nah memang untuk dijember masih berencana menang menjadi LKM gitu, seperti dibanyuwangi juga menjadi LKM tetapi yang di bondowoso sama lumajang itu akan menjadi unit usaha Bumdes," Ungkapnya.

Oleh karenanya, Noerdin berharap bahwa BKD ini sudah membuat rencana tindakan pada tahun 2016.jadi, dimana yang sudah ditetapkan disana serta BKD ini juga sebenernya sudah membuat time schedule dan waktu untuk langkah - langkah pelaksanaan.

"Harapan kami ya, rencana tindak itu di ikuti sesuai dengan yang sudah dibuat, sehingga proses tranformasi BKD ini berjalan sesuai dengan yang diharapakan dan artinya time schedulenya itu memang bisa diikuti sebagaimana apa adanya," pungkasnya. (Sid/rif).

No comments