JEMBER UPDATE NEWS

Bupati Faida : Sekolah Bukan Hanya Skala Internasional Tapi Harus Miliki Visi Dan Tujuan Yang Jelas

JEMBER UPDATE - Sekolah Internasional Pelita Hati Scholl Jember, menggelar wisuda untuk 32 siswanya, dimana dalam wisuda tersebut digelar di Arum Sabil City Forest Jember, Minggu (30/06/2019) malam.

Kegiatan wisuda yang dihadiri oleh sejumlah pejabat diantaranya Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK. MH. Beserta orang tua para wali murid siswa/siswi.

Dalam kesempatan ini, Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, menyatakan, bahwa Pelita Hati School bukan sekolah yang berbeda, akan tetapi lembaga yang memiliki tujuan yang jelas.

“Siswa yang sekolah disini ini memiliki visioner yang jelas, bukan karena sekolah ini berskala Internasional. Bukan sekedar keren-kerenan atau bangga-banggaan, tapi memiliki visi dan tujuan yang jelas,” ujar Bupati Jember.

Menurut Bupati, keberhasilan seseorang itu 50 persen ditentukan oleh perencanaan dan tujuan yang jelas.

“Kalau sudah memiliki 50 persen tujuan yang jelas, maka kesuksesan sudah ada ditangan kita,” papar Bupati.

Hal senada pun dikatakan oleh Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK. MH dimana juga wali murid dari siswa Pelita Hati School, bahwa pihaknya mengapresiasi pendidikan yang ada di Pelita Hati School, karena berani bersaing ditingkat global dan Internasional.

“Saya mengapresiasi keberanian guru di Pelita Hati School yang mampu mendidik siswanya bersaing ditingkat global bahkan internasional, dan ini sebuah prestasi yang tidak mudah diciptakan,” ujar Kapolres.

Sementara itu, HM. Arum Sabil dalam kesempatan tersebut berpesan kepada orang tua dan wali murid Pelita Hati School, tidak mendidik anaknya dengan angka-angka saja, tapi juga harus dididik untuk melihat dan mendengar, agar anak-anak tahu tujuannya dalam mengarungi kehidupan.

“Ibarat  kita hidup dihutan, kalau kita tidak membawa petunjuk yang bernama Kompas, tentu kita akan tersesat dan tidak tau jalan keluar, begitu juga saat ini, kalau anak-anak tidak kita didik dengan pengetahuan, mereka tidak tahu akan kemana nantinya, dengan mengajari anak-anak untuk melihat dan mendengar, agar mereka tau siapa yang dihadapi dan sedang berhadapan dengan siapa, dan ini penting kita tanamkan kepada anak didik kita sedini mungkin,” pungkas HM. Arum Sabil yang juga pengurus Dewan Gula Indonesia. (Sid/rif).

Tidak ada komentar