JEMBER UPDATE NEWS

Tingkatkan Gizi Serta Kualitas Anak Di Jember, Pemprov Jatim Bersama Pemkab Jember Gandeng GAIN


JEMBER UPDATE - Guna meningkatkan gizi dan kualitas anak, serta upaya pencegahan bayi Stunting di Kabupaten Jember, GAIN (Global Alliance for Improved Nutrition) salah satu perusahaan Nirlaba asal Jenewa Swiss, Selasa (26/3/2019) dengan didampingi Kepala Dinas Propinsi Jawa Timur menggelar audiens bersama Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR di ruang Tamyaloka Pendopo Wahya Wibawagraha Pemkab Jember.

Dalam audiens yang juga diikuti oleh jajaran Dinas Kesehatan dan PKK Pemkab Jember ini, Kepala Dinas Propinsi Jawa Timur Dr. Dr. Kohar Hari Santoso Sp.An. KIC.KAP mengaatakan, bahwa Jember di pilih sebagai lokasi untuk penanganan permasalahan gizi dan kualitas anak oleh GAIN, dikarenakan Pemprop melihat kepedulian Bupatinya yang sangat memperhatikan kesehatan warganya.

“Saya tertarik mengajak GAIN ke Jember, karena saya mendengar jika Bupati Jember sangat peduli akan kesehatan warganya, terutama dalam program 1000 jambanisasi yang digalakkan pada tahun ini, pun demikian dengan kualitas anak yang meliputi gizi dan juga stunting, oleh karena itulah GAIN saya bawa ke Jember setelah sukses di Malang dan Surabaya,” ujar dr. Kohar.

Dr .Kohar juga mengatakan, bahwa untuk meningkatkan kualitas gizi, selama ini sering diabaikan oleh masyarakat, bukan karena masyarakat tidak mampu, akan tetapi mindset masyarakat yang selama ini cenderung tidak mau tau tentang pentingnya kualitas gizi dengan dimulai dari kebersihan dan kesehatan di lingkungannya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ravi K Menon selaku Country Director GAIN asal Jenewa Swiss, menurut Ravi, tujuan menggelar kegiatan di Jember, karena melihat potensi di Jember yang sangat banyak, dengan target coverage 50 persen atau 16 kecamatan dari 31 kecamatan yang ada di Jember.

“Kegiatan GAIN sendiri di Jember nanti, adalah untuk meningkatkan status gizi masyarakat dengan merubah perilaku ibu atau pengasuh Baduta (Bayi dibawah dua tahun), memberikan pelatihan kepada bidan-bidan dan juga Emo Demo bagi kader Posyandu, sasaran kami meliputi 16 kecamatan dengan 25 Puskesmas,” ujar Ravi.

Sementara Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR, dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa masalah gizi pada anak merupakan masalah serius, tidak bisa kalau hanya ditangani oleh dinas saja, tapi butuh melibatkan semua pihak, oleh karenanya, Pemkab Jember menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Propinsi Jatim yang telah peduli dan memperhatikan perkembangan kesehatan dan gizi warga Jember.

“Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Pemprop Jatim yang telah peduli dan ikut memikirkan penanganan gizi bagi anak-anak di Jember dengan mengajak lembaga swasta , karena masalah kesehatan, gizi anak, kasus stunting, tidak bisa hanya ditangani di dinas saja, akan tetapi perlu peran semua pihak, dan harapan kami tidak hanya di 16 kecamatan saja, tapi seluruh kecamatan yang ada di Jember juga menjadi sasaran GAIN,” pungkas Bupati. (Tim*)

Tidak ada komentar