JEMBER UPDATE NEWS

Bupati Faida Sidak Ambrolnya Plesengan Sungai Jumpo Yang mengancam Ruko Di Jl.Sultan Agung Jember


JEMBER UPDATE - Deretan toko yang ada di atas sungai Jompo di jalan Sultan Agung, terancam ambrol, hal ini disebabkan plengsengan sungai yang ada di bawah pertokoan tersebut, mengalami ambrol di sisi utara.

Dimana setelah pada Jumat lalu hujan deras mengakibatkan luapan air di sungai yang membentang di tengah kota Jember meluap dan menghantam plengsengan sungai yang menahan pondasi pertokoan dua lantai.

“Kami mendapat informasi dari warga sabtu kemarin, dan Minggu saya perintahkan plt. Kadis Bina Marga untuk mengecek laporan warga tersebut, dan sekarang saya turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi yang sebenarnya, dan inilah pentingnya informasi langsung dari masyarkaat,” ujar Bupati Jember dr. Hj. Faida MMR Senin (18/2/2019) sore saat sidak plengsengan dibawah pertokoan Jompo dengan didampingi petugas BPBD dan juga plt. Kadis PU Bina Marga Yessy.


Bupati mengatakan, bahwa bangunan toko tersebut merupakan bangunan lama yang sudah lebih dari 20 tahun, dan plengsengan dibawahnya terakhir dilakukan perbaikan pada tahun 2012 lalu, “Plengsengan ini terakhir diperbaiki pada 2012 lalu, dan kondisinya saat ini memang sudah membahayakan warga dan harus segera ditangani, ini darurat, besok sudah mulai dikerjakan,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, bahwa anggaran perbaikan untuk plengsengan ini diambilkan dari anggaran yang ada di Dinas Bina Marga, “Anggaran diambilkan dari Dinas PU Bina Marga, besok akan melibatkan beberapa TNI dan juga BPBD, karena untuk memperbaiki ini dibutuhkan penutupan air di pinggir plengsengan, dibawah harus dilihat, untuk mengecek apakah plengsengan tersebut tidak ada gerusan air,” ujar Bupati.

Sementara Teguh, salah satu pemilik usaha yang ada di pertokoan tersebut mengatakan, bahwa pihaknya merasa senang dengan tanggapnya bupati yang langsung tanggap terhadap kondisi plengsengan yang ada di bawahnya, sehingga bisa secepatnya tertangani.

“Ambrolnya pada Jumat lalu, namun pada sabtu sore saat bersamaan dengan angin kencang, ambrolnya bertambah, sehingga saya langsung mencari nomor bupati untuk menyampaikan informasi ini, dan saya bersyukur pemkab langsung bertindak,” ujar pemilik apotik Jompo.(bas/rif).

Tidak ada komentar