JEMBER UPDATE NEWS

Ini Yang Di sampaikan Bupati Faida, Terkait PPPK Ke Presiden


JEMBER UPDATE - Bupati Jember dr.Hj.Faida MMR sebagai Koordinator Wilayah Jawa Timur dalam organisasi Asosiasi Pemerintah Daerah menyampaikan langsung terhadap presiden terkait dengan PPPK guru honorer.

"Iya alhamdulillah memang kemaren kita dari asosiasi pemerintah daerah dimana saya sendiri sebagai korwil jawa timur menyampaikan langsung kepada presiden kita dan presiden merespon dengan sangat baik bahwa hanya ada 2 jalur untuk jadi guru negeri."ungkapnya Bupati Jember dr.Hj.Faida MMR usai mengisi acara di Aula R.Soemitro LPP RRI Jember,Senin(03/12/2018).

Peraturan Pemerintah atau PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK yang resmi diterbitkan serta PP ini sekaligus menjadi payung hukum penyelesaian masalah honorer K2 (kategori dua) dan non kategori usia di atas 35 tahun.

Dia menjelaskan jika untuk ASN tersebut ada dua jalur yaitu satu jalur PNS yang kedua jalur kontrak atau P3K."Dan p3k ini hanya bisa bergerak apabila PPnya ada sebagai satu payung hukum dan alhamdulillah komitmen presiden kita sangat baik,kenyataannya PPnya akhirnya ditandatangani juga."jelasnya.

Memang kemaren pemerintah kabupaten jember,lanjut Dia menerangakan bahwa juga mengundang dari kepala BKN pusat guna hadir di jember untuk rakorwil seluruh kepala BKD se jawa timur di Pendopo Jember."Kemaren sekaligus kita menegaskan bahwa tidak bisa ada yang dilakukan oleh pemerintah daerah kecuali ada PP yang memayungi Dan kita sudah menyiapkan dari Surat Penugasan yang kita terbitkan untuk GTT itu artinya disitu ada formasi kosong."terangnya.

Oleh karenanya,Beliau mengatakan jika Data tersebut di kirimkan ke pusat, nanti akan di sah oleh Menpan RB sebagai satu formasi kosong resmi,"formasi kosong itu lah yang nanti akan di adakannya rekrumen P3K untuk guru di Pemkab jember dan untuk formasi lainnya dan kita sudah siap data itu,sebab.rekrutmen sendiri dilakukan oleh pusat,yang nantinya semua lulus,baru bupati mengeluarkan SK bupati."pungkasnya.(bas/kr/rif).

Tidak ada komentar