JEMBER UPDATE NEWS

Gelar Safari Akademi Pelatih NBA Di Jember


JEMBER UPDATE - Akademi Pelatih jr NBA di Indonesia melakukan safari ke sejumlah daerah di Jawa Timur. Kabupaten Jember menjadi tempat berlabuhnya, kegiatan tersebut dipelopori liga basket bergengsi di dunia bersama Pemkab Jember, digelar di GOR Kaliwates, Jember, diikuti lebih dari 1.000 guru olahraga dari berbagai sekolah. Mulai dari SD, SMP, dan SMA, Selasa (4/12/18).

Akademi Pelatih jr NBA ini baru pertama kali digelar di Jember. Sebelumnya, kegiatan ini juga mampir di kabupaten lain di antaranya Kediri, Surabaya, Semarang, Palembang, dan Jakarta.

Tujuan kegiatan yang digelar hanya sehari ini yakni untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru olahraga dalam pelajaran bola tangan khususnya bola basket. Seperti pemanasan, teknik dasar permainan bola basket, dan sebagainya.

Untuk itu, sejumlah pelatih basket jr NBA dihadirkan, khusus untuk melatih para guru olahraga di Jember.

Para guru olahraga tampak antusias sepanjang acara. Tidak hanya duduk menerima materi, beberapa di antara mereka juga tidak segan untuk maju ke tengah lapangan, untuk ikut mempraktekkan materi yang disampaikan para pelatih jr NBA.

Salah satu guru olahraga dari SMP Negeri 3 Tanggul Joko Subagio yang mengikuti acara tersebut mengaku antusias ikut pelarihan Akademi Pelatih jr NBA tersebut. "Acara seperti ini baru pertama kali saya ikuti. Sebelumnya tidak pernah ada," kata Joko

Dia mengaku banyak hal yang diperoleh dalam kegiatan tersebut. Di antaranya teknik pemanasan yang benar serta teknik melatih bola basket.

"Ini sangat penting bagi kami karena bisa jadi bekal materi yang bisa diajarkan ke anak didik kami di sekolah," tutur Joko.

perlu diketahui, jr NBA adalah program partisipasi olahraga basket global yang mengajarkan keahlian dasar dan juga nilai-nilai inti dari pertandingan yang dimulai dari level dasar sebagai bentuk usaha untuk menumbuhkan dan memperbaiki pengalaman olahraga basket para pemuda, bagi pemain, pelatih, dan orangtua.

Selama musim 2017-18, NBA akan menjangkau 26 juta anak-anak yang tersebar di 71 negara melalui berbagai kamp, klinik, tantangan keterampilan, pertandingan liga dan program dengan jangkauan luas.(tim*).

Tidak ada komentar