JEMBER UPDATE NEWS

Gaji Nggak Jelas, Puluhan Karyawan Bengkel Las Bintang Harmonika Ngadu ke Disnaker Jember


JEMBER UPDATE - Puluhan karyawan perusahaan bengkel las di Wirolegi, Kecamatan Sumbersari mendatangi Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Jember. Mereka meminta Disnaker menindak tegas perusahaan perbengkelan milik Agus Slamet Supriyadi itu.

Mereka menyampaikan beberapa tuntutan yang diadukan ke Disnaker, diantaranya terkait jam kerja, upah yang tidak minimum dan tidak diikutkannya dalam peserta BPJS ketenagaan kerja.

Mediator Disnaker Jember, M. Yasin Yusuf menjelaskan, bahwa maksud dan tujuan daripada karyawan perusahaan perbengkelan itu menuntut terhadap bengkel Las Bintang Harmonika tempat mereka bekerja sebagaimana mestinya.

"Hari ini kami menerima pengaduan terkait dengan ketenagakerjaan dari karyawan salah satu bengkel las dengan tuntutan, jam kerja sesuai dengan upah sesuai ketentuan, BPJS sesuai dengan ketentuan," ungkapnya usai menerima aduan karyawan, Selasa (4/12) pagi.

Selain itu, tambahnya, bahwa hari ini sebenarnya akan dilaksanakan mediasi langsung dengan pemilik bengkel. Namun pihak perbengkelan tidak bisa memenuhi undangan mediasi tersebut dengan alasan sedang ada kepentingan diluar atau sibuk.

"Hari ini kita langsung memanggil pemilik bengkel las akan tetapi ditunda karena pihak perusahaan tidak bisa datang dan minta ditunda, untuk hari dan tanggal menyusul,' pungkasnya.(bas/Kr/rif).

Tidak ada komentar