JEMBER UPDATE NEWS

Hibah Bansos Pemkab Jember Naik 53 Persen, Ini Sebabnya..


JEMBER UPDATE - Dana hibah dan Bantuan Sosial (Bansos) Pemerintah Kabupaten Jember naik dengan persentase 53,51 di bandingkan dengan yang sebelumnya. Sebabnya, dana-dana tersebut tidak semua terealisasi sehingga sebagian besar dipindahkan menjadi belanja langsung.

"Contoh begini, kalau misalnya melalui Legislatif dengan bantuan Rp 100 juta rupiah untuk satu kelas. Tapi kita pindahkan bukan berupa uang, melainkan langsung dengan pembangunan kelas lewat program dari dinas pendidikan," ujar Bupati Jember dr. Hj.Faida, MMR usai rapat paripurna di Kantor DPRD kabupaten Jember, Senin (15/10/2018) sore.

Artinya semua itu dapat terealisasi dengan baik melalui program-program. Akan tetapi prosedur dan prosesnya tidak berupa uang cash melainkan langsung berbentuk bangunan.

Tak hanya itu, alasan kenapa dana hibah dan bansos tersebut cenderung lebih meningkat, itu karena dialokasikan untuk pendidikan yang diberikan terhadap mahasiswa. Dimana harus ada by name by address sebelum resmi ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda).

"Karena ini bukan pemberian langsung program dari Dinas Pendidikan tapi berupa hibah jadi di BPKAD," imbuhnya.

Selain itu, Bupati Faida juga menyampaikan bahwa segala sesuatu tentang bantuan-bantuan untuk guru ngaji dan takmir masjid nomenklaturnya adalah dana hibah dan bansos.

"Karena ada program - program lainnya, dimana pergram itu untuk lanjut usia (Lansia). Selain untuk kaum disabilitas yang memang dulunya banyak belum selengkap datanya tahun ini bisa jauh lebih lengkap, sehingga penerimanya jauh lebih banyak," pungkasnya.(bas/kr/rif).

Tidak ada komentar