JEMBER UPDATE NEWS

BUPATI FAIDA PENUHI HAK - HAK ANAK DI JEMBER


JEMBER UPDATE - Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR terus akan pemenuhan hak - hak dasar anak sebagai komitmen bupati dalam meningkatkn kesehahteraan anak di kabupaten jember.

Dalam Hal ini bupati menyampaikan saat menerima kunjungan kerja Eliminating Child Labour in Tobacco (ECLT) Genewa dan Lembaga Pengkajian Kemasyarakatan dan Pembangunan (LPKP) di Pendopo Wahyawibawagraha, Selasa (23/10/2018).

Dimana kunjungan kerja ECLT itu,terkait upaya bersama penghapusan pekerja anak di sektor pertanian melalui fasilitasi Kabupaten Layak Anak (KLA).

Bupati Jember dr.Hj.Faida MMR mengatakan jika hak sipil menjadi salah satu hak dasar anak yang pemenuhannya telah diupayakan di Kabupaten Jember. Seperti pengurusan Kartu Identitas Anak (KIA), yang sampai saat ini mencapai 93 persen.

“Ini adalah pintu masuk untuk seluruh program dan akses-akses dalam upaya peningkatan kesejahteraan anak,  dimulai dari identitas anak,"ujarnya.

Selain menyangkut pekerja anak,lanjut Bupati Faida MMR menjelaskan, bahwa masalah ekonomi yang membuat anak harus bekerja sejak dini dan ini masalah dimanapun yang ada.

“akan tetapi kita mempunyai komitmen bahwa anak-anak mempunyai hak untuk sejahtera, oleh karenanya anak-anak tidak boleh dibebani oleh tanggungjawab ekonomi keluarga,”jelasnya.

Di kabupaten jember sendiri,persoalan perkerja anak bukan hanya terkait ekonomi,melainkan budaya yang mempengaruhi munculnya pekerja anak.dimana anak-anak seharusnya bermain,bukan bekerja di tempat tembakau. Juga ada anak diasuh ibunya saat bekerja sebagai buruh tembakau.

Untuk itu, anak yang harus putus sekolah karena bekerja harus segera dihentikan. Anak-anak masih mempunyai kesempatan untuk sekolah. Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran bagi siapapun anak yang putus sekolah karena masalah biaya.

Tak hanya itu,Bupati Faida MMR menerangkan jika peran pemerintah daerah juga menyiapkan akses transportasi dan bantuan juga yang diberikan untuk biaya hidup.

"Pemerintah akan membantu sepenuhnya agar anak-anak bisa kembali sekolah."tandasnya.(bas/rif).

No comments