JEMBER UPDATE NEWS

Begini Langkah Dinkes Pemkab Jember Tekan Kematian Ibu Hamil Melahirkan


JEMBER UPDATE - Dinas Kesehatan Kabupaten Jember terus berupaya untuk meminimalisir bahaya bersalin, ini dilakukan untuk menekan angka kematian ibu hamil dan bayi.

"JSC with fai Safety ini merupakan bentuk implementasi untuk semua anak dan ibu hamil yang masuk dalam data, nantinya setelah didata di infokan kembali terhadap anak dan ibu hamil itu, guna pemeriksaan kemudian dapat imunisasi dan obat agar dalam persalinannya aman, sehat dan lancar. Anaknya supaya sehat tidak stutting sebagai intregasi ibu hamil serta  pencegahan anak stutting," ujar dr. Siti Qomariyah, M.Kes usai acara Bimtek Smart City di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Selasa (16/10/2018).

Dia menambahkan, bahwa untuk angka stunting di Kabupaten Jember cenderung menurun. Tahun 2017 saja hanya berkisar dari 17 persen, berbeda dengan tahun 2018 yang turun menjadi 11 persen. Meskipun di tingkatan nasioanal angka bayi stunting masih tinggi.

"Pada tahun 2017 angka anak dan ibu hamil sebesar 49 persen, sedangkan untuk tahun 2018 pada bulan ini menurun menjadi 36 persen meskipun ditingkat nasional masih tinggi," jelasnya kepada wartawan.

Untuk itu, lanjut Kadinkes ini, pihaknya terus menekan angka kematian anak dan ibu hamil dengan terus melakukan langkah - langkah untuk melibatkan berbagai lintas sektor dan keluarga ibu hamil sendiri.

"Dengan melibatkan ibu hamil sendiri untuk periksa serta keluarga siaga, dimana pelibatan juga meliputi lintas sektor mulai dari kepala desa dan camat yang kita sudah siapkan, mulai dari puskesmas yang kita bangun kemudian ada 1 desa 1 ambulance kemudian juga ada aplikasi JSC with fine dan semua ini sudah jalan dan kami tinggal mengevaluasinya," pungkasnya.(bas/kr/rif).

Tidak ada komentar