JEMBER UPDATE NEWS

BUPATI FAIDA ANGKAT PUSAKA KUJANG, RESMI JFC ke-17 DIBUKA


JEMBER UPDATE - Gelaran tahunan World Class Street Fashion Carnival oleh Jember Fashion Carnaval yang tahun ini memasuki tahun ke-17 kembali digelar di Jember - Kota karnaval fashion dunia. Dengan mengusung tema besar Asia Ligth yang berisi 10 tema unik yang mempresentasikan perjalanan JFC dalam meraih prestasi di level Dunia dalam kategori National Costume.

"JFC yang akan memasuki ke - 17 ini adalah karnaval dunia yang mengusung tema ASIA LIGHT ,yang merupakan bukan hanya sebagai gelaran karnaval semata, akan tetapi telah menjadi sebuah sajian karnaval pemersatu berbagai karnaval yang ada di Indonesia", ungkapnya Bupati Jember, dr. Hj. Faida MMR usai melakukan opening Launching JFC di alun - alun depan Pemkab Jember.selasa (07/08/2018).


Didalam pembukaan JFC yang Ke 17 ini,Bupati Jember dr.Hj.Faida MMR didaulat untuk mengangkat pusaka Kujang,dimana senjata asli milik masyarakat jawa barat bersama Owner JFC,Dynand Fariz.sebagai pertanda bahwa JFC JEMBER INTERNASIONAL EVENT(JIE) 2018 yang bertema kan Asia Light dibuka.

Bupati jember dr.Hj.Faida MMR menyampaikan bahwa dalam pembukaan JFC ke 17 tersebut bahwa JFC saat ini bukan hanya sebagai aset Jember semata, namun telah menjadi aset seluruh Bangsa Indonesia.


"JFC ini menjadi sebuah sajian karnaval pemersatu didalam berbagai karnaval yang ada di indonesia".ujarnya bupati.

Lalu Faida MMR mengungkapkan pada tahun yang lalu, bahwa Jember telah diberi predikat sebagai Kota Karnaval pertama di Indonesia, yang telah mampu mewarnai seni budaya yang ada di Indonesia.

"Jember telah diberi predikat sebagai Kota Karnaval pertama di Indonesia oleh Presiden Joko Widodo. JFC bukan hanya milik Jember akan tetapi JFC adalah Milik Indonesia, dan milik Dunia. Untuk itu, mari kita jaga bersama predikat yang telah disematkan oleh Presiden Jokowi ini", tandasnya.

Untuk itu,Bupati Jember dr.Hj. Faida MMR mengajak kepada seluruh masyarakat Jember untuk menjaga predikat yang telah disematkan oleh Presiden Joko Widodo tersebut. (Bas/rif).

Tidak ada komentar